TEGAL – Pringsewu Restaurant Group menyebar ratusan brosur yang berisi imbauan kewaspadaan terhadap ayam mati kemarin (tiren), daging glonggongan maupun makanan berformalin, Minggu (18/10). Aksi pembagian brosur yang dikemas dalam Corporate Social Responsibility (CSR) ini dilakukan di pusat keramaian di Kota Tegal yakni, GOR Wisanggeni dan pertigaan jalan A.R. Hakim.
Upaya ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian Pringsewu terhadap Hari Pangan Sedunia yang jatuh pada 14 Oktober 2009. Perwakilan Pringsewu Group, Achmad Subur Cahyono mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu dari serangkaian aksi CSR yang selama ini dilakukan oleh manajemen maupun karyawan perusahaan.
“Kegiatan seperti ini sudah seharusnya kami lakukan. Sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa boga, kami merasa perlu memberitahukan masyarakat supaya waspada terhadap makanan yang tak laik konsumsi,” katanya. Adapun yang menjadi misi supaya masyarakat memahami dan memperhatikan kualitas makanan yang beredar di pasaran.
Pringsewu Restaurant Group yang berlokasi di wilayah pantura Jawa Tengah ini memiliki berbagai macam usaha di bidang jasa boga. Usaha tersebut adalah Restoran dan Central Oleh-oleh Pringjajar Pemalang, Restoran Taman Pringsewu Tegal, Mie Pasar Baru Rita Tegal dan Pondok Makan Kabayan Tegal, Pringsewu Cirebon dan Pringsewu Indramayu. Dari total unit usaha tersebut, perusahaan memiliki 600 orang karyawan. Di samping bagi-bagi brosur, aksi kepedulian sosial yang dilakukan perusahaan adalah pemberian bantuan korban gempa di Sumatera Barat.
Di mana, dari hasil uluran tangan karyawan dan direksi terkumpul dana sebesar Rp 15.630.000 yang selanjutnya diberikan kepada korban bencana alam tersebut. Aksi sosial lainnya dalam program CSR adalah donor darah, pencegahan pemanasan global dengan membagi bibit tanaman alpukat dan peringatan hari pelanggan. Ke depan, Achmad Subur Cahyono menuturkan, aksi kepedulian sosial yang telah menjadi komitmen ini akan terus dilakukan. Komitmen lainnya adalah menjaga kualitas menu dan pelayanan terhadap pelanggan setia dan tercinta.

Syukurlah jaman gini masih ada restoran yang peduli dengan sosial…sukses
[...] perlu memberitahukan masyarakat supaya waspada terhadap makanan yang tak laik konsumsi… [selengkapnya] This entry was posted in kabarkabari and tagged ayam tiren, csr, payah, pekalongan, pemalang, [...]