Feb 10
5
ENGLISH IS FUN : CHAPTER 2
Purwokerto-Pringsewu, Hai…kita bertemu lagi dalam chapter 2 ya, bagaimana? sudah yakin bahwa Bahasa Inggris mudah? baiklah, kita lanjutkan yuk..santai saja ya, jangan dibuat pusing lho..
Grammar atau tata bahasa, dalam proses pembelajaran Bahasa Inggris selalu memunculkan 2 pendapat, yaitu:
- Grammar tidak perlu. Hal ini ada benarnya karena kita sebagai pemakai bahasa Indonesia juga tidak mengerti grammar sampai kita paham hal itu dari sekolah. Begitu lahir kita langsung diajak bicara tanpa pernah tahu tentang grammar, toh kita bisa juga lancar bicara dalam bahasa Indonesia. Tapi cara seperti ini memerlukan lingkungan yang mendukung. Jika kita mau memakai cara ini adalah dengan secara langsung memasuki lingkungan yang berbahasa Inggris sepenuhnya dalam jangka waktu tertentu.
- Grammar itu perlu. Hal ini didasarkan pandangan bahwa bahasa Inggris yang kita pelajari adalah sebagai bahasa asing (bahasa ke dua). Oleh sebab itu kita perlu tahu dulu bagaimana menyusun kalimat menurut aturan yang ada dalam bahasa Inggris.
Kita bisa memilih salah satu dari kedua cara tersebut disesuaikan dengan lingkungan kita berada. Dalam bahasan ini saya akan beracuan dari pendapat ke dua. Dan di sini kita akan belajar lebih dahulu tentang teori grammar secara praktis.
Langkah pertama untuk belajar grammar adalah memahami bagaimana sebuah kalimat disusun.
Kalimat selalu disusun dalam pola :
SUBYEK-PREDIKAT-OBYEK-KETERANGAN
Seluruh pelajaran tata bahasa akan berkutat di 4 hal utama ini yaitu tentang
- Subyek (orang atau sesuatu yang melakukan suatu pekerjaan)
- Predikat (pekerjaan yang dilakukan oleh subyek terhadap suatu obyek)
- Obyek (adalah sesuatu yang menjadi sasaran pekerjaan dari subyek)
- Keterangan (menerangkan tentang waktu,tempat,bagaimana caranya,mengapa dsb)
Nah, sampai di sini cobalah pahami tentang pola dasar kalimat ini dengan sungguh-sungguh, masukkan kata Subyek-predikat-obyek dan keterangan dalam benak anda.
Latihan yuk..: Cobalah membuat beberapa kalimat dalam bahasa Indonesia dengan pola SPOK ini misal : SAYA-BELAJAR-BAHASA INGGRIS-SETIAP HARI
Renungkan dan pahami….ketika pengertian sudah muncul di benak dan hati anda, lanjutkan ke penjelasan berikutnya.
Sekarang kita akan memasuki pelajaran tentangSUBYEK/SUBJECT.
Kita ulang, Subject adalah ORANG (person) atau SESUATU(something) yang melakukan suatu kegiatan/pekerjaan.
Subyek orang (person) mempunyai namanya masing-masing , misal Dedy, Ari, Budi, Lia, Nia dsb. Sedangkan sesuatu (something) bisa berupa nama benda atau binatang. Misal kucing yang bernama si Manis, Anjing yang bernama Helly dsb.
Sampai di sini tolong dipahami, pelan-pelan…sudah? Oke, lanjuut…
Misal saya bernama Dedy, saya akan mengatakan bahwa saya sedang melakukan sesuatu dalam suatu kalimat, saya akan berkata:
Dedy membaca buku di ruang tamu.
Yang perlu kita pahami sekarang adalah bahwa tidak mungkin kita akan menyebutkan nama secara terus menerus dalam suatu pembicaraan, contoh
Sodi : “Hallo Dedy, bagaimana kabar Dedy?”
Edi : “Ooh.. Dedy baik-baik saja, bagaimana kabar Sodi?”
Sodi : ”Sodi baik-baik saja, Dedy mau ke mana?”
Agak ribet bukan? (dan terdengar centil hehe..) Nah untuk mempermudah suatu pembicaraan, tata bahasa menyediakan suatu kata yang disebut dengan KATA GANTI Benda (pronoun)
Dalam bahasa Inggris PRONOUN (kata ganti) terdiri dari :
I (ai) = SAYA
YOU (yu) = Kamu
SHE (si) = Dia (perempuan)
HE (hi) = Dia (laki-laki)
They (dei) = mereka
WE (wi) = kami
IT (it) = ini/itu untuk menggantikan benda yang bukan orang.
Nah..bisa kita lihat bagaimana jadinya jika tidak ada 7 kata ganti ini dalam pembicaraan, kita harus terus menerus menyebutkan NAMA orang atau benda satu persatu, sangat tidak praktis. Dalam suatu percakapan selalu melibatkan beberapa pihak. Pihak-pihak tersebut adalah :
1. I (saya) Kata ganti orang pertama
2. You (kamu) Kata ganti orang kedua
3. She/He (dia) Kata ganti orang ketiga tunggal
4. We (kami) kata ganti orang pertama tunggal
5.They (mereka) Kata ganti orang ketiga jamak
Jadi kesimpulannya dalam suatu percakapan selalu ada Orang pertama, orang kedua, dan orang ketiga.
Yang perlu diperhatikan.
Orang pertama : adalah orang yang BERBICARA dalam suatu percakapan.
Orang kedua : adalah orang yang MENDENGARKAN orang pertama berbicara, orang kedua ini tidak pernah berbicara, ketika YOU (kamu) berbicara dia berubah menjadi I (saya), paham kan?
Orang ketiga : adalah orang yang DIBICARAKAN dalam percakapan antara Pihak pertama (I) dan pihak ke dua (You). Orang ketiga ini juga tidak pernah berbicara dalam suatu percakapan.
Agak pusing ya? jangan dibayangkan orang kedua dan ketiga benar-benar tidak berbicara, namun, setiap orang yang berbicara, secara otomatis, dialah ORANG PERTAMA. Paham? bagus..
Nah sekali lagi coba bayangkan ketika tata bahasa tidak pernah menciptakan kata ganti, maka akan terjadi banyak kesulitan dan kekacauan komunikasi.
Contoh :
- Ketika anda mau bertanya nama seseorang, maka anda akan bertanya dengan cara begini: “Hai….siapa nama……? (anda bertanya sambil menunjuk muka orang itu, karana tidak ada kata ganti “KAMU”)
- Ketika anda sedang berbicara dengan seseorang dan ada orang lain yang lewat dan kita tidak tahu namanya maka akan timbul percakapan yang sulit seperti ini : “Hai….(anda menunjuk lawan bicara) ……kenal sama……..(anda menunjuk orang yang lewat tersebut, karena tidak ada kata ganti “DIA”) Boleh bayangkan sambil tertawa kok..hehe..
Semoga anda menjadi jelas tentang Kata ganti dan peranannya dalam percakapan sehari-hari.
Latihan : Gunakan pronoun yang sudah anda pelajari dalam percakapan. I, YOU, SHE, HE, THEY,WE.
Saran : Jika anda hanya mempunyai 6 kata ini, tetap usahakan gunakan dalam percakapan sebisanya.
Selamat merenungkan dan berlatih. See You in the Next Chapter, Bye… (Sampai jumpa di Bab Berikutnya, dadaah…)
(Ddy-PSRG)

