Kampoeng Batik Laweyan – Solo

kampung batik laweyan
kampung batik laweyan solo

Sekitar tahun 1546M semasa pemerintahan kerajaan Pajang, Ki Ageng Henis beserta Sunan Kalijaga melakukan syiar agama Islam di desa Laweyan. Sambil berdakwah Ki Ageng Henis juga mengajarkan teknik pembuatan Batik kepada penduduk Laweyan. Sejak saat itu industri Batik mulai berkembang dan menyebar ke berbagai penjuru Nusantara. Itulah mengapa Laweyan disebut-sebut sebagai Kampoeng Batik Tertua di Indonesia. Sekitar tahun 1911 industri batik Laweyan mengalami masa keemasan dan munculah tokoh-tokoh perbatikan yang juga giat berjuang melawan penindasan dari penjajah Belanda. H. Samanhudi yang mendirikan Sarikat Dagang Islam adalah salah satu tokoh yang sangat berpengaruh dalam pergerakan dagang dan politik nasional Indonesia. Para saudagar batik Laweyan juga merintis pergerakan koperasi dengan didirikannya “Persatoean Peroesahaan Batik Boemi Putera Soerakarta” pada tahun 1935. Setelah masa puncak terlewati dan memasuki masa orde baru, para pengusaha batik laweyan semakin terhimpit oleh masuknya produk batik printing yang sangat murah dan diproduksi secara masal. Sejak saat itu eksistensi pengusaha batik tulis dan cap mulai surut dan banyak yang gulung tikar. Baru-baru ini para pengusaha batik laweyan mulai merintis gerakan untuk membangkitkan usaha batiknya supaya kembali berjaya seperti dulu. Berbagai pihak terkait baik dari pemerintah dan tokoh-tokoh masyarakat digandeng guna merealisasikannya. Akhirnya pada tanggal 25 September 2004 terbentuk Forum Pengembangan Kampoeng Batik Laweyan [FPKBL] yang bertujuan mengoptimalkan seluruh potensi masyarakat Laweyan dalam menyongsong sekaligus mengantisipasi globalisasi dan pasar bebas dunia. Keanggotaannya tidak hanya terbatas pada komunitas batik saja tetapi secara otomatis berlaku kepada seluruh masyarakat laweyan. Para pengurusnya terdiri dari berbagai profesi baik kalangan pengusaha batik, mahasiswa, dan wirausaha muda.
FPKBL yang bersinergi dengan berbagai pihak terkait seperti pemerintah, LSM, NGO, badan swasta dan bahkan pemerintah manca negara sudah mulai mengadakan berbagai program pembangunan baik fisik maupun non fisik seperti :

  • Revitalisasi Kampoeng Batik Laweyan Tahap 1 : Proyek ini membangun berbagai fasilitas seperti Shelter, Ornamen, Lampu Hias, Papan Informasi dan Pagar Tanaman di berbagai penjuru Laweyan. Fasilitas tersebut dibangun guna memperindah dan menghijaukan Laweyan menuju terbentuknya Kawasan Wisata Batik yang asri dan elok.

Renovasi Rumah Kuno : Salah satu kekhasan Laweyan adalah adanya Rumah Kuno yang merupakan perpaduan arsitek eropa dan jawa. Jumlahnya cukup banyak namun sayangnya banyak juga yang kurang terurus karena masalah dana. Untuk itulah pemerintah pusat mengeluarkan sejumlah dana guna merenovasi 30 rumah kuno tersebut.

  • Pelatihan-pelatihan Ketrampilan dan Ilmu Pengetahuan :
  1. Pelatihan Kewirausahaan
  2. Pelatihan Webdesign
  3. Pelatihan AMT
  4. Pelatihan Ekspor Impor
  5. Pelatihan Perpajakan
  6. Pelatihan Desain Grafis
  7. Pelatihan Handycraft
  8. Pelatihan Batik Warna Alam
  9. Dll
  • Dan berbagai program lainnya.

Setelah berjuang lebih dari 4 tahun akhirnya FPKBL memndapatkan apresiasi dari pemerintah RI berupa penghargaan UPAKARTI untuk Kategori Kawasan Industri Kecil. Ketua Forum Pengembangan Kampoeng Batik Laweyan – Solo, Ir. Alpha Febela Priyatmono M.T. sedang menerima Penghargaan UPAKARTI dari Pemerintah RI yang diserahkan langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Merdeka pada tanggal 7 Januari 2009. (sumber:http://www.batikmahkotalaweyan.com/2009/05/kampoeng-batik-laweyan.html). Bila anda berbelanja batik di kampong batik laweyan sempatkan untuk berkunjung di Restoran Taman Pringsewu Solo sebagai pusat kulinernya wong solo dan menikmati menu-menu special khas pringsewu  yang beralamat di Jl. Adi Sucipto 137A Jajar Laweyan Surakarta Tlpn. 0271-736406,73647 kami tunggu kunjungan anda bersama keluarga……..

Share
Share this
8 Comments - Leave a comment
  1. Garrett says:

    You got great honest points here. I done a search on the issue and learnt most peoples will agree with your blog.

    • dedy-kby01 says:

      Dear Garrett

      We would like to say thank you in advance too for your comment to our webblog. We hope our article can be usefull for everyone who read it.

      Your Sincerely
      Admin Pringsewu Restaurant Group Webblog

  2. Julie says:

    You had some good ideas there. I made a search on the issue and noticed most peoples will agree with your blog.

  3. This is a really good read for me, Must admit that you are one of the best bloggers I ever saw.Thanks for posting this informative article.

  4. Jakob says:

    Me and my friend were arguing about an issue similar to this! Now I know that I was right. lol! Thanks for the information you post.

  5. Connor says:

    Just wanted to say thanks for this.

  6. Roman says:

    Pretty good post. I just stumbled upon your blog and wanted to say that I have really enjoyed reading your blog posts. Any way I’ll be subscribing to your feed and I hope you post again soon. Thanks!

  7. Ty says:

    Thanks for taking the time to discuss this, I feel strongly about it and love learning more on this topic. If possible, as you gain expertise, would you mind updating your blog with more information? It is extremely helpful for me.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>


Welcome , today is Saturday, 11/02/2012