Relaksasi Lesehan Apung Pringsewu Sumpiuh

Lesehan Apung Pringsewu Sumpiuh

Bambu adalah material alami yang sering dimanfaatkan sebagai bahan konstruksi di daerah tropis. Selain sifatnya yang lentur dan kuat merespon tarik, secara estetis serat bambupun indah untuk ditonjolkan dalam desain.

Bangunan bambu ternyata tidak kalah atraktif bila dibandingkan dengan bangunan konvensional. Serat alaminya membuat resto terlihat lebih hangat dan unik.

Relaksasi di Lesehan Apung

Restoran Taman Pringsewu Sumpiuh mempunyai konsep bangunan terbaru yaitu Lesehan Apung. Lesehan ini berkapasitas 6 orang terbuat dari paduan bambu, kayu dan drum. Sehingga dapat mengapung diatas kolam berukuran 15 x 15 meter. Sambil menikmati menu lezat gurameh bakar dan sop buntut, pelanggan dapat berelaksasi di gazebo yang berayun lembut di kolam. Diperkaya dengan aroma sawah akan menambah kenikmatan berkuliner.

Untuk tips pengawetan material ini, cara paling sederhana adalah memilih waktu tebang. Selain itu, tiap ruas bambu dibor dan disuntikkan solar untuk menghindari serangan serangga. Yang tidak boleh ketinggalan, struktur bambu tidak boleh menyentuh tanah dengan cara memberikan pondasi umpak pada strukturnya. Lebih baik lagi apabila anda memberikan lantai kerja pada dasar bangunan untuk mengeliminasi serangan semut dan rayap. Anda dapat mengoleskan ter pada pokok bambu (yang berkontak langsung dengan pondasi).

Disamping keberadaannya yg berpotensi membantu tanah dalam menyerap air, ternyata akar dan rumpunnya juga ikut andil dalam memperkuat struktur tanah pada lahan tempat hidupnya.

Kecepatannya dalam tumbuh, serta karakteristik struktur tubuhnya menjadikan bambu sangat layak menjadi material alami untuk konstruksi bangunan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Tak heran jika bambu mendarah daging dalam budaya di hampir seluruh belahan dunia, dan sepatutnya tetap kita jaga dan kembangkan sebagai kearifan lokal kuno yg sangat eksotik dan menjangkau banyak aspek.

Kampung Jawa Dulu view Lesehan Apung

Potensi bambu, sehingga tidak ada kata “tidak” bagi kita untuk memulai dan terus memngembangkan potensinya.. ;)

1. tumbuh dan berkembangnya rumpun bambu dapat membantu tanah dalam menyerap air, dengan demikian kandungan air tanah pada lingkungan tempatnya berada sangat tinggi.

2. sistem perakaran dan perkembangannya juga mampu memperkuat struktur tanah di bawahnya. sehingga tanah tersebut lebih tahan terhadap erosi akibat arus air/banjir.

3. bentuk tubuh dan karakteristik bambu sangat layak untuk dijadikan material konstruksi bangunan. Bahkan dengan perkembangan penelitian dan rekayasa konstruksi seperti berikut ini:

a. dengan bentuk utuhnya, bambu bisa dirancang untuk bangunan bertingkat hingga 3 lantai
b. dengan teknik bambu laminasi, bambu bisa jadi penggantikan peran kayu pada aplikasi konstruksi, misalnya sebagai kusen, konstruksi balok-kolom dan kuda-kuda atap

4. kecepatan pertumbuhannya yg sangat tinggi, bambu usia 3-5 tahun sudah mempunyai karakteristik fisik dan mekanik yang cukup untuk menjadikannya sebagai material konstruksi

5. Efek positif jika bambu dikembangkan sebagai bahan konstruksi maka tidak menjadikan hutan bambu hilang seperti hilangnya hutan-hutan akibat pemotongan pohon (yg efeknya sangat buruk terhadap hilangnya mata air, lahan menjadi rawan longsor dan banjir). Sehingga air tanah tetap terjaga dan bahkan meningkat, pasokan O2 tetap ada, bumi tetap hijau dan teduh, dan memperlambat laju global warming.

6. Sisi eksotis bambu sudah dikembangkan sejak lama dan membudaya. hal ini bisa dilihat dari beragamnya bentuk dan hasil karya pada bidang seni kriya, seni musik dan seni arsitektur bangunan (meliputi desain konstruksi-interior-eksterior)

7. dalam seni kriya kita bisa melihat beragam kerajinan dari bambu.
• beragam bentuk anyaman bambu dengan beragam fungsi, misal tikar, topi caping, peralatan2 dapur seperti tempat cuci beras, tampah, bakul nasi, dll.
• beragam mainan dari bambu semisal gantungan bambu yg menghasilkan nada-nada khas saat tertiup angin, dll

8. dalam bidang seni musik, kita mengenal beragam alat musik dari bambu. Ada angklung, seruling, kulintang.

9. dalam bidang arsitektur bisa dilihat pada:
• arsitektur rumah: rumah panggung 2-3 lantai, gazebo, lantai bambu, dinding bambu, plafon dari anyaman bambu, atap full bambu, dll.
• arsitektur interior: furnitur bambu seperti sofa, meja-kursi, lemari, tempat tidur, vas, kap lampu, gantungan baju, partisi/sekat/bilik bambu,
• arsitektur eksterior: pagar, gapura, pergola, kap lampu, patung, dll.

10. dalam hal konstruksi bangunan sipil: bangunan tahan gempa, jembatan, dinding penahan tanah, penguat daya dukung tanah untuk pondasi & jalan, beton bertulangan bambu, bambu laminasi, dll.

Tidak diragukan lagi, dibalik kesederhanaan bentuknya, tumbuh & tubuhnya yang terkesan liar tanpa perlu perawatan khusus untuk hidup, ternyata bambu menyimpan pesona eksotik yang sangat potensial.

Share
Share this
3 Comments - Leave a comment
  1. khan says:

    wah apik temen yahh…

  2. andi says:

    kapan yach bisa ke sana,..kayaknya asyik buat Pre Wedding….

    • dedy-kby01 says:

      Kepada Yth
      Sdr. Andi

      Kami menunggu kedatangan Sdr.Andi ke Pringsewu Sumpiuh, jika anda merncanakan konsep pre-wed dengan nuansa sawah yang asri, maupun dengan lesehan apung yang mempesona, jangan tunda lagi. Kami sarankan jika pernikahan berlangsung di akhir tahun, bisa menunggu saat padi mulai menguning dengan latar para petani yang sedang memanen sawah. Mugkin perayaan pernikahan anda juga bisa memesan konsumsi untuk tamu kepada Pringsewu Sumpiuh. Bagaimana? Kami tunggu kedatangan Sdr.Andi dan Keluarga serta rekan di Restoran Nuansa Sawah, Restoran Taman Pringsewu Sumpiuh.
      Salam.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>


Welcome , today is Saturday, 11/02/2012