<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pringsewuresto.co.id &#187; english</title>
	<atom:link href="http://pringsewuresto.co.id/master/tag/english/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://pringsewuresto.co.id/master</link>
	<description>win customer for life</description>
	<lastBuildDate>Mon, 06 Feb 2012 05:40:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>&quot;Let&#039;s Speak In English&quot; in Pringsewu Sumpiuh</title>
		<link>http://pringsewuresto.co.id/master/lets-speak-in-english-in-pringsewu-sumpiuh</link>
		<comments>http://pringsewuresto.co.id/master/lets-speak-in-english-in-pringsewu-sumpiuh#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Apr 2010 04:06:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pringsewuresto group</dc:creator>
				<category><![CDATA[1.3. News & Event]]></category>
		<category><![CDATA[2.9. Pringsewu Sumpiuh]]></category>
		<category><![CDATA[belajar]]></category>
		<category><![CDATA[class]]></category>
		<category><![CDATA[english]]></category>
		<category><![CDATA[frontliner]]></category>
		<category><![CDATA[fun]]></category>
		<category><![CDATA[grammar]]></category>
		<category><![CDATA[lesson]]></category>
		<category><![CDATA[mancanegara]]></category>
		<category><![CDATA[mutu]]></category>
		<category><![CDATA[peningkatan kualitas SDM]]></category>
		<category><![CDATA[pringsewu]]></category>
		<category><![CDATA[SDM]]></category>
		<category><![CDATA[sumpiuh]]></category>
		<category><![CDATA[tenses]]></category>
		<category><![CDATA[Training]]></category>
		<category><![CDATA[vocabulary]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[wisatawan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pringsewuresto.co.id/?p=2872</guid>
		<description><![CDATA[Pringsewu Sumpiuh mengadakan English Training Class untuk meningkatkan kualitas SDM-nya agar bisa berkomunikasi dalam bahasa Inggris dengan tamu mancanegara.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_2874" class="wp-caption alignleft" style="width: 300px"><div class="wp-caption-inside"><a href="http://pringsewuresto.co.id/wp-content/uploads/2010/04/100_87131.jpg"><img class="size-medium wp-image-2874" title="100_8713" src="http://pringsewuresto.co.id/wp-content/uploads/2010/04/100_87131-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a><div class="wp-caption-text">English Is Fun</div></div></div>
<p style="text-align: justify;"><strong>Sumpiuh &#8211; Pringsewu</strong>, Untuk memaksimalkan pelayanan, Restoran Taman Pringsewu Sumpiuh (PSBS) mengadakan English Training Class secara rutin yang diikuti oleh SDM terutama frontliner.<span id="more-2872"></span> Kunjungan tamu dari mancanegara dijadikan alasan kuat pihak manajemen disamping peningkatan kualitas dan mutu SDM Pringsewu Sumpiuh tentunya.</p>
<p style="text-align: justify;">Melalui training ini SDM PSBS diharapkan mampu berkomunikasi secara aktif menggunakan bahasa internasional ini, sehingga apabila ada tamu wisatawan mancanegara yang berkunjung, frontliner tidak kesulitan lagi berkomunikasi. Training Class tersebut diisi dengan pembelajaran dan praktik. Materinya tentu saja seputar pelayanan di Restoran dengan nuansa sawah ini. Selain itu materi lain seperti Tenses dan Materi Grammar lainnya juga diberikan disamping  pengayaan vocabulary melalui cara-cara yang ringan dan menarik, misalnya menggunakan lagu-lagu berbahasa Inggris.</p>
<div id="attachment_2875" class="wp-caption alignleft" style="width: 150px"><div class="wp-caption-inside"><a href="http://pringsewuresto.co.id/wp-content/uploads/2010/04/ClickQ..0900.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-2875 " title="ClickQ..0900" src="http://pringsewuresto.co.id/wp-content/uploads/2010/04/ClickQ..0900-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a><div class="wp-caption-text">Serious but Still Fun</div></div></div>
<p style="text-align: justify;">Melalui Training ini, SDM juga diajarkan untuk tidak takut dan malu untuk belajar berbicara dalam bahasa Inggris, karena kunci menguasai bahasa Inggris adalah berani. So Why you are afraid and ashamed? Just try to speak in English, because English is Fun, just Like what Pringsewu Sumpiuh do.<br />
Come and Join us and Lets Speak In English..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pringsewuresto.co.id/master/lets-speak-in-english-in-pringsewu-sumpiuh/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>ENGLISH IS FUN : CHAPTER 2</title>
		<link>http://pringsewuresto.co.id/master/english-is-fun-chapter-2</link>
		<comments>http://pringsewuresto.co.id/master/english-is-fun-chapter-2#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Feb 2010 03:41:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>pringsewuresto group</dc:creator>
				<category><![CDATA[1.1. Pringsewu Group]]></category>
		<category><![CDATA[1.2. Layanan & Fasilitas]]></category>
		<category><![CDATA[1.4. Resep & Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Bahasa Inggris]]></category>
		<category><![CDATA[belajar]]></category>
		<category><![CDATA[chapter]]></category>
		<category><![CDATA[english]]></category>
		<category><![CDATA[fun]]></category>
		<category><![CDATA[grammar]]></category>
		<category><![CDATA[jamak]]></category>
		<category><![CDATA[kata ganti]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[pringsewu]]></category>
		<category><![CDATA[pronoun]]></category>
		<category><![CDATA[tata bahasa]]></category>
		<category><![CDATA[tunggal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pringsewuresto.co.id/?p=2334</guid>
		<description><![CDATA[Dalam bahasan kali ini, dijabarkan tentang pengertian dasar Grammar atau tata bahasa Inggris.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_2340" class="wp-caption alignleft" style="width: 150px"><div class="wp-caption-inside"><a href="http://pringsewuresto.co.id/wp-content/uploads/2010/02/BENDERA-INGGRIS-RAYA.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-2340" title="BENDERA INGGRIS RAYA" src="http://pringsewuresto.co.id/wp-content/uploads/2010/02/BENDERA-INGGRIS-RAYA-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a><div class="wp-caption-text">sumber gambar: images.google.co.id</div></div></div>
<p style="text-align: justify;"><strong>Purwokerto-Pringsewu</strong>, <em>Hai</em>&#8230;kita bertemu lagi dalam chapter 2 ya, bagaimana? sudah yakin bahwa Bahasa Inggris mudah? baiklah, kita lanjutkan <em>yuk</em>..santai saja ya, jangan dibuat pusing <em>lho</em>.. <span id="more-2334"></span><br />
<strong>Grammar</strong> atau tata bahasa, dalam proses pembelajaran Bahasa Inggris selalu memunculkan 2 pendapat, yaitu:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li><span style="text-decoration: underline;"><em>Grammar tidak perlu</em></span>. Hal ini ada benarnya karena kita sebagai pemakai bahasa Indonesia juga tidak mengerti grammar sampai kita paham hal itu dari sekolah. Begitu lahir kita langsung diajak bicara tanpa pernah tahu tentang grammar, toh kita bisa juga lancar bicara dalam bahasa Indonesia. Tapi cara seperti ini memerlukan lingkungan yang mendukung. Jika kita mau memakai cara ini adalah dengan secara langsung memasuki lingkungan yang berbahasa Inggris sepenuhnya dalam jangka waktu tertentu.</li>
<li><span style="text-decoration: underline;"><em>Grammar itu perlu</em></span>. Hal ini didasarkan pandangan bahwa bahasa Inggris yang kita pelajari adalah sebagai bahasa asing (bahasa ke dua). Oleh sebab itu kita perlu tahu dulu bagaimana menyusun kalimat menurut aturan yang ada dalam bahasa Inggris.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Kita bisa memilih salah satu dari kedua cara tersebut disesuaikan dengan lingkungan kita berada. Dalam bahasan ini saya akan beracuan dari pendapat ke dua. Dan di sini kita akan belajar lebih dahulu tentang teori grammar secara praktis.<strong></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong>Langkah pertama untuk belajar grammar adalah memahami bagaimana sebuah kalimat disusun.<br />
Kalimat selalu disusun dalam pola :</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>SUBYEK-PREDIKAT-OBYEK-KETERANGAN</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Seluruh pelajaran tata bahasa akan berkutat di 4 hal utama ini yaitu tentang</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Subyek (<strong>orang</strong> atau sesuatu yang melakukan suatu pekerjaan)</li>
<li>Predikat (<strong>pekerjaan</strong> yang dilakukan oleh subyek terhadap suatu obyek)</li>
<li>Obyek (adalah <strong>sesuatu</strong> yang menjadi sasaran pekerjaan dari subyek)</li>
<li>Keterangan (menerangkan tentang waktu,tempat,bagaimana caranya,mengapa dsb)</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Nah, sampai di sini cobalah  pahami tentang pola dasar kalimat ini dengan sungguh-sungguh, masukkan kata Subyek-predikat-obyek dan keterangan dalam benak anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Latihan <em>yuk</em>..: Cobalah membuat beberapa kalimat dalam bahasa Indonesia dengan pola SPOK ini misal : <strong>SAYA-BELAJAR-BAHASA INGGRIS-SETIAP HARI</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Renungkan dan pahami&#8230;.ketika pengertian sudah muncul di benak dan hati anda, lanjutkan ke penjelasan berikutnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Sekarang  kita akan memasuki pelajaran tentang<strong>SUBYEK/SUBJECT</strong>.<br />
Kita ulang, Subject adalah <strong>ORANG</strong><strong> </strong>(person) atau <strong>SESUATU</strong>(something) yang melakukan suatu kegiatan/pekerjaan.<br />
Subyek orang (person) mempunyai namanya masing-masing , misal <strong>Dedy, Ari, Budi, Lia, Nia</strong> dsb. Sedangkan sesuatu (something) bisa berupa nama benda atau binatang. <strong>Misal kucing yang</strong> <strong>bernama si Manis, Anjing yang bernama Helly dsb.</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Sampai di sini tolong dipahami, pelan-pelan&#8230;sudah? Oke, lanjuut&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Misal saya bernama <strong>Dedy</strong>, saya akan mengatakan bahwa saya sedang melakukan sesuatu dalam suatu kalimat, saya akan berkata:<br />
<strong>Dedy membaca buku di ruang tamu.</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Yang perlu kita pahami sekarang adalah bahwa tidak mungkin kita akan menyebutkan nama secara terus menerus dalam suatu pembicaraan, contoh</p>
<p style="text-align: justify;">Sodi : &#8220;Hallo <strong>Dedy</strong>,  bagaimana kabar <strong>Dedy</strong>?&#8221;<br />
Edi : &#8220;Ooh.. <strong>Dedy</strong> baik-baik saja, bagaimana kabar <strong>Sodi</strong>?&#8221;<br />
Sodi : &#8221;<strong>Sodi</strong> baik-baik saja, <strong>Dedy</strong> mau ke mana?&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Agak ribet bukan? (dan terdengar centil <em>hehe</em>..) Nah untuk mempermudah suatu pembicaraan, tata bahasa menyediakan suatu kata yang disebut dengan KATA GANTI Benda<strong> </strong>(<strong>pronoun</strong>)</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam bahasa Inggris <strong>PRONOUN</strong><strong> </strong>(kata ganti) terdiri dari :</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>I</strong><strong> </strong>(ai) = SAYA<br />
<strong>YOU</strong> (yu) = Kamu<br />
<strong>SHE</strong> (si) = Dia (perempuan)<br />
<strong>HE</strong> (hi) = Dia (laki-laki)<br />
<strong>They</strong> (dei) = mereka<br />
<strong>WE</strong> (wi) = kami<br />
<strong>IT</strong> (it) = ini/itu untuk menggantikan benda yang bukan orang.</p>
<p style="text-align: justify;">Nah..bisa kita lihat bagaimana jadinya jika tidak ada 7 kata ganti ini dalam pembicaraan, kita harus terus menerus menyebutkan NAMA orang atau benda satu persatu, sangat tidak praktis. Dalam suatu percakapan selalu melibatkan beberapa pihak. Pihak-pihak tersebut adalah :</p>
<p style="text-align: justify;">1. <strong>I</strong> (saya) Kata ganti orang pertama<br />
2. <strong>You</strong><strong> </strong>(kamu) Kata ganti orang kedua<br />
3. <strong>She/He</strong> (dia) Kata ganti orang ketiga tunggal<br />
4. <strong>We</strong> (kami) kata ganti orang pertama tunggal<br />
5.<strong>They</strong> (mereka) Kata ganti orang ketiga jamak</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi kesimpulannya dalam suatu percakapan selalu ada Orang pertama, orang kedua, dan orang ketiga.</p>
<p style="text-align: justify;">Yang perlu diperhatikan.<br />
<strong>Orang pertama</strong> : adalah orang yang <strong>BERBICARA </strong>dalam suatu percakapan.<br />
<strong>Orang kedua</strong> : adalah orang yang <strong>MENDENGARKAN</strong><strong> </strong>orang pertama berbicara, orang kedua ini tidak pernah berbicara, ketika YOU (kamu) berbicara dia berubah menjadi I (saya), paham kan?<br />
<strong>Orang ketiga</strong> : adalah <strong>orang yang DIBICARAKAN</strong> dalam percakapan antara Pihak pertama (I) dan pihak ke dua (You). Orang ketiga ini juga tidak pernah berbicara dalam suatu percakapan.<br />
Agak pusing ya? jangan dibayangkan orang kedua dan ketiga benar-benar tidak berbicara, namun, <span style="text-decoration: underline;">setiap orang yang berbicara, secara otomatis, dialah ORANG PERTAMA</span>. Paham? bagus..</p>
<p style="text-align: justify;">Nah sekali lagi coba bayangkan ketika tata bahasa tidak pernah menciptakan kata ganti, maka akan terjadi banyak kesulitan dan kekacauan komunikasi.<br />
Contoh :</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Ketika anda mau bertanya nama seseorang, maka anda akan bertanya dengan cara begini: &#8220;Hai&#8230;.siapa nama&#8230;&#8230;? (anda bertanya sambil menunjuk muka orang itu, karana tidak ada kata ganti &#8220;KAMU&#8221;)</li>
<li>Ketika anda sedang berbicara dengan seseorang dan ada orang lain yang lewat dan kita tidak tahu namanya maka akan timbul percakapan yang sulit seperti ini : &#8220;Hai&#8230;.(anda menunjuk lawan bicara) &#8230;&#8230;kenal sama&#8230;&#8230;..(anda menunjuk orang yang lewat tersebut, karena tidak ada kata ganti &#8220;DIA&#8221;)  Boleh bayangkan sambil tertawa <em>kok..hehe</em>..</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Semoga anda menjadi jelas tentang Kata ganti dan peranannya dalam percakapan sehari-hari.</p>
<p style="text-align: justify;">Latihan : Gunakan pronoun yang sudah anda pelajari dalam percakapan. I, YOU, SHE, HE, THEY,WE.<br />
Saran : Jika anda hanya mempunyai 6 kata ini, tetap usahakan gunakan dalam percakapan sebisanya.<br />
Selamat merenungkan dan berlatih. <em>See You in the Next Chapter, Bye</em>&#8230; (Sampai jumpa di Bab Berikutnya, dadaah&#8230;)<br />
(Ddy-PSRG)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pringsewuresto.co.id/master/english-is-fun-chapter-2/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

