Sekitar tahun 1546M semasa pemerintahan kerajaan Pajang, Ki Ageng Henis beserta Sunan Kalijaga melakukan syiar agama Islam di desa Laweyan. Sambil berdakwah Ki Ageng Henis juga mengajarkan teknik pembuatan Batik kepada penduduk Laweyan. Sejak saat itu industri Batik mulai berkembang dan menyebar ke berbagai penjuru Nusantara. Itulah mengapa Laweyan disebut-sebut sebagai Kampoeng Batik Tertua di Indonesia. Sekitar tahun 1911 industri batik Laweyan mengalami masa keemasan dan munculah tokoh-tokoh perbatikan yang juga giat berjuang melawan penindasan dari penjajah Belanda. H. Samanhudi yang mendirikan Sarikat Dagang Islam adalah salah satu tokoh yang sangat berpengaruh dalam pergerakan dagang dan politik nasional Indonesia. Para saudagar batik Laweyan juga merintis pergerakan koperasi dengan didirikannya “Persatoean Peroesahaan Batik Boemi Putera Soerakarta” pada tahun 1935. (more…)

