Hati-hati dengan yang Kita katakan

Hati-hati dengan yang Kita katakan

Ada baiknya Anda berhati-hati memberi nasihat kepada anak kecil karena mereka akan mengatakan apa yang Anda katakan.

Hati-hati dengan yang Kita katakan

Grace, anak perempuan tetangga tempat saya kos yang berumur 4, sering bermain menghabiskan waktu bersama saya. Dia selalu lincah dan tak pernah berhenti membuat kamar saya berantakan. Tak heran jika dia sering sekali terjatuh saat bermain. Dan untuk  menenangkannya dari tangisan, saya selalu bilang, “Sudah, sayang. Itu tandanya Grace mau gede.”

Suatu hari, seorang bapak bertubuh tambun sedang memperbaiki lampu kamar kos saya. Entah karena tangga yang dinaiki sudah tidak kuat menahan bobot si bapak, atau karena ia sedang tidak konsentrasi, bapak tersebut terjatuh dengan kaki sebelah kiri tersangkut di anak tangga paling bawah. Spontan kami langsung berlari menolong  si bapak yang kesakitan.

Tapi Grace dengan santai mengatakan, “Nggak apa-apa, Om. Itu tandanya Om mau gede.”

Gambar : femela

5 Restoran Paling Unik dan Aneh di Dunia

Menikmati makanan yang enak merupakan dambaan semua orang. Begitu banyak restoran di dunia menawarkan konsep pemandangan indah dengan interior romantis. Namun banyak juga yang menawarkan konsep-konsep unik, nah berikut ini info beberapa restoran unik yang dikutip dari unikgaul.com:
Barang kali sobat Pringsewu mau merasakan sensasi yang berbeda saat makan, yuk di simak!

The Tree House Restaurant, Selandia Baru

The Tree House Restaurant ini berada dekat dengan Warkworth, sebelah utara Aukland. Restoran ini didesain seorang arsitek bernama Peter Eising. Proyek pembuatan restoran ini berlangsung cukup singkat, hanya membutuhkan waktu 66 hari untuk menyelesaikannya. Bahkan Peter hanya menggunakan Yellow Pages sebagai bahan referensinya.

Restoran yang berada 10 meter di atas tanah ini dibuka pada Januari 2009 yang lalu, dan hanya dibuka pada bulan Januari dan Februari. Restoran ini ditopang oleh pohon redwood raksasa. Restoran in menyuguhkan pemandangan hutan yang luar biasa. Saat malam hari jangan lupa membawa baju hangat.

Restoran Bawah Laut, Maldives

Bagi anda yang takut menyelam, ada cara alternatif menikmati pengalaman melihat kehidupan bawah laut sambil menikmati makanan enak. Suasana bawah laut ini dapat ditemukan di restauran bawah laut, yakni di Hilton Maldives Resort and Spa, Pulau Ranggali, Maldives.

Modern Toilet Restaurant, Taiwan

Restoran Toilet, mungkin Anda mendengarnya pasti merasa jijik. Ya, di Taiwan, terdapat sebuah restoran yang menggunakan konsep dekorasi kamar mandi. Marthon Theme Restaurant yang terletak di Kaohsiung, Taiwan ini menggunakan konsep kamar mandi. Toilet berwarna-warni menjadi standar tempat duduk di restauran ini. Bukan itu saja, makakan dan minuman pun disajikan dengan wadah menyerupai toilet modern dan toilet khas jepang.

Sky Restaurant, Belgia

Restoran ini tergantung dari sebuah crane/kereta gantung di langit. Bagi mereka yang hyperphobia alias takut ketinggian, jangan coba-coba makan di restoran ini. Brussel Restoran di Belgia ini berada diketinggian 250 kaki di atas permukaan tanah. Restoran ini hanya mampu menampung 22 orang saja. Uniknya, karena berbentuk sebuah crane, maka pengunjung dapat memilih makan di daerah mana saja di Belgia. Namun, Anda tentunya harus memasang kuat seat belt dan jangan sampai menjatuhkan sendok dan garpu anda.

Death Restaurant, Ukraina

Restoran berbentuk peti mati ini dinamakan Eternity, yang merupakan ide gila dari sebuah rumah duka di wilayah TruskavetsIt, Ukraina. Tempat ini didekorasi dengan tema kematian. Di sini anda akan diiringi oleh lagu-lagu pengiring upacara kematian. Bersiap-siap merinding untuk makan di restoran ini.

Bersepeda

Yang suka sepeda dan menjiwai, tahu bener akan cerita berikut:

Ada tanjakan ada turunan …

Saat sedang menanjak, janganlah terlalu bernafsu mencapai puncak … atur nafas, atur tenaga, konstankan putaran … supaya efektif mencapai puncak … dan konsentrasi tetap ada untuk menghadapi turunan …

Saat sedang menurun … janganlah kaget hingga terlalu cepat menarik rem … kamu akan terjungkal dan makin terpuruk …

Ikuti alur jalannya … seimbangkan remnya … ambil momentum putarannya … hingga saat kamu menanjak kamu tidak membuang tenaga …

Bersepeda itu bukan masalah jumlah kilometer … tapi lebih pada menikmati setiap kayuhan untuk mendapatkan tiap kilometer itu …

Begitupula kehidupan … Hidup menarik bukan karena jumlah umur, tapi bagaimana kita menikmati setiap detik untuk mendapatkan umur tersebut …

Bersepeda juga bukan masalah sepeda atau komponen yang ada di dalamnya … tapi bagaimana menggunakan sepeda dan komponen tersebut untuk mendapatkan perjalanan yang menarik … yang bisa kita nikmati, bisa kita ceritakan, bukan hanya menggunakan sepeda untuk kita banggakan harganya …

Begitu pula kehidupan … Kehidupan bukan masalah harta yang kita dapatkan, tapi bagaimana memaknai harga yang kita punya untuk membuat hidup kita lebih berharga secara batin, bukan hanya secara nominal …

Sama dengan sepeda, buat apa punya sepeda kalau cerita yang kita punya hanya pada saat kita membelinya … bukan pada saat menaikinya … Bukankah menaikinya itu terlihat dan terasa lebih menarik …

Kolase di Pringsewu Baturraden

Tempel, tempel, dan tempel…wah hasilnya bagus, lo.
Pulang “sekolah” Julia langsung membuka tasnya. Dikeluarkannya beberapa stiker warna-warni dan lembar untuk menempelkannya. “Asyik, aku akan menempelnya satu per satu,” ucap Julia senang. Dilepasnya satu per satu stiker warna-warninya, ada yang berbentuk segitiga, lingkaran, bintang, persegi panjang, dan lainnya. Kemudian ditempelnya di sebuah gambar yang masih berupa garis (outline). Tak berapa lama gambar yang tadinya polos kini menjadi indah. “Bagus kan, Ma?” ucap Julia meminta persetujuan mamanya. “Wah, kolase buatanmu bagus sekali. Anak Mama sudah pintar mencocokkan bentuk dan menempelkan stiker!” puji mama.

Restoran Pringsewu Baturraden pada tanggal 27 Maret punya gawe yang tidak   hanya heboh, tapi juga sarat makna. Kolase melatih anak sejak dini, untuk mengasah kreatifitas dan menggali potensi diri lainnya. Even kolase di Pringsewu Baturraden akan diikuti oleh siswa TK dan PAUD di kota Purwokerto dan sekitarnya. Cukup dengan biaya pendaftaran Rp, 15.000,- anak akan mendapat gambar dan kertas.  Keindahan dan kerapian jadi aspek yang menentukan.

Ya, kolase adalah permainan keterampilan melengkapi gambar menggunakan stiker warna. Anak diminta menempelkannya pada bidang yang tepat seperti yang diperintahkan atau di mana pun ia menyukainya. Tinggal melepas dan menempelnya di media gambar. Sebagian bahkan mengharuskan anak menggunting stikernya sesuai kebutuhan. Tak rugi mengenalkannya karena anak bisa menarik banyak manfaat positif dari permainan ini.

Apa saja manfaat yang dapat dipetik dari kolase, berikut adalah 9 Manfaat :
1. Melatih Motorik Halus
Saat bermain kolase, anak harus melepas satu per satu stiker. Sebagian anak mungkin agak kesulitan melakukannya karena butuh gerakan-gerakan halus dari jari-jemari untuk melepas stiker dan menempelnya di bidang gambar. Nah, latihan melalui permainan ini secara langsung menstimulasi kemampuan motorik halusnya. Jari-jemarinya akan siap untuk diajak belajar menulis.
Kemampuan motorik halus yang baik sangat penting karena berpengaruh terhadap aktivitas anak sehari-hari. Misal, anak bisa menjumput kacang lalu menyuapnya, memegang pensil lebih baik, atau memegang benda kecil lainnya dengan baik.
2. Meningkatkan Kreativitas
Pilihlah permainan kolase yang juga memancing kreativitas. Salah satunya yang menyediakan pilihan, baik warna, bidang tempel, karakter, atau lainnya yang memenuhi selera.
3. Melatih Konsentrasi
Butuh konsentrasi cukup tinggi bagi anak saat melepas dan menempel stiker. Lambat-laun kemampuan konsentrasinya akan semakin terasah.
Pada saat berkonsentrasi melepas dan menempel dibutuhkan pula koordinasi pergerakan tangan dan mata. Koordinasi ini sangat baik untuk merangsang pertumbuhan otak di masa yang sangat pesat.
4. Mengenal Warna
Kolase terdiri atas banyak sekali warna; merah, hijau, kuning, biru, dan lainnya. Anak dapat belajar mengenal warna agar wawasan dan kosakatanya bertambah.
5. Mengenal Bentuk
Selain warna, beragam bentuk pun ada pada kolase. Ada segitiga, segiempat, lingkaran, persegi panjang, busur, dan gambar-gambar bukan geometris. Pengenalan bentuk geometri dasar yang baik, kelak membuat anak lebih memahami lingkungannya dengan baik. Saat melihat roda mobil misalnya, dia akan tahu kalau bentuknya lingkaran, meja bentuknya segiempat, atap rumah berbentuk segitiga, dan sebagainya. Pemahaman ini membuat kerja otak lebih aktif sehingga kecerdasan anak tumbuh lebih maksimal.
6. Melatih Memecahkan Masalah
Kolase merupakan sebuah masalah yang harus diselesaikan anak. Tetapi bukan masalah sebenarnya, melainkan sebuah permainan yang harus dikerjakan anak. Masalah yang mengasyikkan yang membuat anak tanpa sadar sebenarnya sedang dilatih untuk memecahkan sebuah masalah. Hal ini akan memperkuat kemampuan anak untuk keluar dari permasalahan. Ketika sedang menalikan sepatu, umpamanya, dia akan berusaha menggunakan seluruh kemampuannya untuk menyelesaikannya hingga tuntas.
7. Mengasah Kecerdasan Spasial
Kecerdasan spasial adalah kemampuan seseorang untuk mengenal dan memahami ruang. Nah, kemampuan spasial akan ikut terasah dalam permainan ini. Pasalnya, terdapat banyak bentuk stiker yang ukurannya berbeda-beda dan anak harus berusaha menyesuaikan stikernya dengan ruang yang ada di outline gambar. Supaya tepat, anak harus benar-benar saat mengukurnya. Lewat hal inilah kecerdasan spasialnya terasah.
8. Melatih Ketekunan
Tak mudah menyelesaikan kolase dalam waktu cepat. Butuh ketekunan dan kesabaran saat mengerjakannya mengingat setiap bentuk harus dilepas dan ditempel satu per satu. Tak heran bila permainan ini pun dapat melatih ketekunan dan kesabaran anak.
9. Meningkatkan Kepercayaan Diri.
Bila anak mampu menyelesaikannya, dia akan mendapatkan kepuasan tersendiri. Dalam dirinya tumbuh kepercayaan diri kalau dia mampu menyelesaikan tugasnya dengan baik. Kepercayaan diri sangat positif untuk menambah daya kreativitas anak karena mereka tidak takut atau malu saat mengerjakan sesuatu.
Kepercayaan diri anak biasanya akan tumbuh lebih besar bila dia ternyata berhasil menyusun kolase lebih cepat daripada teman-temannya. Namun, kepercayaan diri ini sebaiknya dijaga agar tidak berubah menjadi kesombongan.

wumber : keluargasehat

Kebahagiaan Tergantung Kita

Ironisnya, meski manajemen terus berupaya memperbaiki tingkat kepuasan karyawan dan berupaya membangun sistem yang lebih baik untuk meningkatkan employee engagement di perusahaan atau organisasi mereka, kebahagiaan personal terletak di tangan kita sendiri.

Pringsewu Reataurant Group selama ini menerapkan internal quality service  / IQS, dimaksudkan untuk menciptakan karyawan yang bahagia.  Sehingga karyawan yang bahagia akan dapat membahagiakan pelanggan yang pada akhirnya membawa keuntungan bagi pemegang saham/investor.

Jika Anda merasa tidak bahagia di pekerjaan sekarang, mencari pekerjaan baru belum tentu menjadi jalan keluar yang dapat mengantarkan Anda pada kebahagiaan. Ada filsafat Buddha yang mengatakan, kebahagiaan personal dan konflik antarindividu terletak pada tiga akar, yaitu pengharapan, kemarahan, dan angan-angan. Dan, semua itu berasal dari dalam diri kita sendiri.

Bahagia Ditangan kita

Tuti Indra Fauziansyah, psikolog karier dari Iradat Consultant, berujar, kebahagiaan hanya bisa diciptakan oleh diri sendiri. Kita tidak bisa berharap lingkungan kerja kita berubah. “Mengubah diri sendiri kontrolnya jauh lebih mudah dibandingkan mengubah orang lain,” jelasnya.

Misalnya, ketika kita merasa tidak suka dengan cara kepemimpinan atasan kita, kita tidak mungkin menuntutnya untuk berubah demi kita. Yang bisa kita lakukan adalah mengelola emosi dan cara berpikir kita dalam menghadapinya. “Dengan belajar mengelola diri lebih baik, kita justru dapat belajar hal-hal baru. Secara tidak langsung, emotional competency dan emotional intellegence kita pun berkembang,” lanjutnya.

Di sinilah pentingnya mengubah mindset dalam menyikapi masalah atau tantangan. Menurutnya, menyikapi segala bentuk masalah sebagai proses belajar akan jauh lebih mudah membuat kita bahagia dibandingkan langsung merasa frustrasi. “Jika kita frustrasi terus-menerus, bagaimana kita bisa bahagia? Karena kebahagiaan itu kuncinya ada di cara kita berpikir,” saran Tuti.

Sebagai manusia yang terus berkembang, kita akan terus menghadapi masalah. Bahkan,  makin tinggi kompetensi dan kepandaian kita dalam suatu pekerjaan, masalah yang akan kita hadapi biasanya akan  makin besar. Hal yang alamiah dan naluriah jika manusia terus menginginkan lebih. Ketika bayi, setelah bisa merangkak, kita ingin belajar berjalan. Ketika sudah mahir berjalan, kita ingin berlari.

Namun, ketika perasaan tidak bahagia itu sudah begitu memuncak dan meresahkan, Anda harus berani mengambil keputusan. Walaupun Anda merasa tidak bahagia dengan pekerjaan atau lingkungan pekerjaan Anda, orang lain berhak merasa bahagia. Jangan sampai ketidakbahagiaan Anda membawa pengaruh negatif terhadap tim yang dapat berdampak terhadap menurunnya produktivitas tim Anda.

Sebaliknya, Anda pun berhak untuk bahagia. “Jika mengubah mindset pun tidak berhasil mengubah keadaan, tidak ada salahnya Anda mencari pekerjaan lain yang mungkin bisa membuat Anda lebih bahagia. Bagaimanapun juga, kendali kebahagiaan kan ada di tangan Anda,” komentar Tuti.

Namun, agar perasaan tidak bahagia itu tidak muncul lagi di tempat baru, kita perlu menelaah hal-hal apa yang membuat kita tidak bahagia. Jika perbedaan value  antara diri kita dan perusahaan adalah penyebab utamanya, maka kita perlu mencari tahu apa value  kita sebenarnya.

Memahami value diri sendiri sebenarnya tidak sulit, hanya  mungkin kita sebelumnya tidak menyadarinya. Hal paling mudah yang disarankan Tuti adalah dengan menelusuri kembali hidup kita sejak kecil hingga pekerjaan terakhir. Tulislah hal-hal apa saja yang kita anggap penting. “Value juga dipengaruhi oleh pola asuh dan didikan orang tua, serta dibentuk oleh pengalaman-pengalaman hidup Anda,” jelasnya.

Jadikan pengalaman  tiap hari sebagai modal atau aset untuk kita. “Pengalaman adalah hal yang hanya diri kita sendiri yang mengalaminya. Baik atau buruknya, itu adalah aset yang membuat diri kita  makin berkembang dan pintar. Jadi, jangan biarkan diri kita menjadi tidak bahagia karena permasalahan-permasalahan dalam pekerjaan. Jika Anda tidak bahagia, kuncinya adalah mengubahmindset dan berani mengambil keputusan,”

Sumber : femina