Pringsewu Resto

Official Website Pringsewu Restoran Grup

Pringsewu Gelar Lomba Mural di Solo

May 18, 2017 1.3. News & Event 2.6. Pringsewu Solo 0

Pringsewu Gelar Lomba Mural di Solo

Pringsewu solo gelar lomba mural tingkat pelajar SMP dan SMA se solo pada akhir April lalu. Lewat goresan bertema solo, dihasilkan belasan karya yang tidaknya indah, tapi juga sarat pesan yang jujur.

Seni mural dan graffiti itu lebih sering dilakukan sama anak-anak muda yang umumnya memiliki pemikiran luas dan “nyeni banget”. Banyak orang mengira seni mural dan graffiti punya arti dan konsep yang sama. Hal itu mungkin disebabkan karena banyaknya orang yang enggak paham sama dunia seni lukis jalanan. Padahal kenyataannya, mural dan graffiti adalah dua kesenian yang arti dan konsepnya itu sangatlah berbeda.

Perbedaan antara mural dan graffiti, Mural adalah bentuk seni lukis atau menggambar di atas media dinding atau tembok yang sifatnya permanen. Namun, mural enggak cuma berbentuk tulisan aja. Mural sifatnya lebih bebas. Biasanya karya-karya seni mural lebih sering berbentuk gambar. Namun, kadang gambarnya berkonsep kan dengan isu sosial masa kini. Kadang kala dalam satu bentuk mural terdapat satu tokoh inti cerita yang kadang enggak berbentuk orang. Namun, punya arti yang bisa bikin semua orang yang lihat langsung mengetahui apa arti dibalik gambar tersebut.

Namun, mural yang pada dasarnya dilakukan sebagai aksi protes mengenai lingkungan sosial itu, tetap menjadi konsep utama dari setiap lomba yang diadakan. Tapi nih ya, bukan berarti menggambar mural sekarang cuma bisa di media triplek aja. Masih banyak kok seniman jalanan yang tetap menggambarkan dan melukis aksi protesnya di jalanan kota besar.entuk, dan volume untuk melukiskan kata, simbol, atau kalimat tertentu.

Graffiti emang lebih condong menuliskan kata dibandingkan dengan objek gambar tertentu. Dalam bahasa Italia Graffiti disebut dengan Graffiato atau berasal dari bahasa Yunani, yakni Graphein yang berarti ‘menulis’.  Graffiti sendiri biasanya hanya menggunakan cat semprot untuk membuatnya terlihat indah. Namun, di saat zaman belum secanggih saat ini, seniman jalanan lebih sering menggunakan kapur dan cat yang warnanya enggak terlalu pekat.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *